Gimana sih
caranya berkomunikasi yang baik?
Bagi saya yang
seorang introvert dan pemalu dari kecil, ternyata sesulit itu berkomunikasi
dengan orang lain. Seringkali, saya hanya diam seribu bahasa apabila bertemu
dengan orang lain, bukan karena saya nggak ramah atau sombong, tetapi sesimpel
karena saya nggak tahu apa yang harus dikatakan. Ada ketakutan bahwa apa yang
keluar dari mulut saya akan menyakiti perasaan orang lain, atau membuat orang
lain bosan atau menganggap saya garing. Ketakutan-ketakutan itu yang akhirnya
membuat mulut saya semakin rapat mengatup dan sulit membuka diri kepada orang
baru. Padahal, kalau orang sudah mengenal saya, saya akan sangat terbuka dan
amat sangat cerewet.
Terkadang saya
merasa iri sama teman-teman yang bisa dengan mudahnya bercakap-cakap dengan
orang yang baru ditemuinya di jalan. Saya bertanya-tanya, kok bisa ya seseorang
memiliki bakat alam untuk menjadi begitu menyenangkan. Camila, sahabat saya
adalah contoh nyatanya. Camila memiliki sifat periang, antusias, dan enak diajak
berbincang-bincang. Lebih jauh lagi, Camila selalu tahu bagaimana caranya
berkomunikasi dengan baik; gimana caranya membuat seseorang terbuka kepadanya,
gimana menyampaikan pendapat dengan jelas, gimana melakukan kritik tanpa
menyakiti orang lain, dan hal-hal lain yang membuat saya takjub. Bahkan, Camila
memiliki bakat untuk memikat ibu-ibu dan bapak-bapak yang dikenalnya sehingga
mereka merasa sayang kepada Camila dan percaya dengannya. Bakat ini sangat
berguna dalam kehidupannya, terutama kalau Camila bertemu calon mertua, hehehe.
Untungnya, saya
kemudian membaca sebuah buku karangan Dale Carnegie yang berjudul “How to Win
Friends and Influence People”. Super nyesel kenapa saya nggak baca buku ini
dari dulu. Buku ini membahas semua cara komunikasi yang dapat digunakan agar
kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dalam berkomunikasi. Lebih jauh lagi,
kemampuan komunikasi yang kita punya dapat digunakan sebagai modal untuk
memperlancar kehidupan sehari-hari, mulai dari pergaulan sampai pekerjaan. Semua
yang ada di buku ini rasa-rasanya sudah dipraktekkin sama Camila. No wonder
Camila supel dan banyak teman. Pokoknya, buku ini recommended banget untuk
orang-orang yang ingin memperbaiki cara berkomunikasi dan ingin punya banyak
teman.
Apa aja sih
yang dibahas dalam buku ini?
-How to Handle
People
1. Don’t
critize people, condemn, or complain
Intinya adalah,
apapun yang terjadi jangan pernah kritik orang lain. Nggak ada orang yang suka
dikritik, dan sometimes kritik yang kita berikan tidak membuat orang jadi lebih
baik, tapi malah membuat orang kesal dengan kita dan melakukan pembenaran
terhadap tindakan mereka, lebih jauh lagi menghindari orang yang mengkritiknya.
(If only I know this earlier...). Nah terus kalau kita kesal sama orang lain
harus gimana? Salah satu saran yang diberikan supaya kita lega adalah tulis aja
uneg-uneg kita kepada seseorang di surat, tapi suratnya jangan pernah
dikirimin, kalau perlu disobek-sobek hehe. Intinya, jangan pernah mengkritik
seseorang.
2. Give honest
dan sincere appreciation
Untuk
menggantikan kritik, justru sebaliknya kita harus memberikan seseorang
apresiasi. Setiap orang butuh apresiasi, tapi sedikit banget orang-orang yang
memberikan apresiasi. Jadi daripada mengkritik seseorang karena kerja dia
jelek, lebih baik kita mengapresiasi pekerjaan yang sudah dia lakukan, supaya
dia semakin semangat bekerja. Tentu saja, apresiasi ini harus honest and
sincere, jangan sampai yang kita berikan ini pujian palsu.
3. Arouse in
other person an eager want
Intinya adalah,
manusia lebih semangat melakukan sesuatu kalau berdasarkan panggilan hatinya
sendiri. Jadi kalau kita punya ide brilian yang kita ingin dijalankan oleh
orang lain, daripada membuat orang berfikir, “Gue melaksanakan idenya iffah
nih.” Lebih baik membuat mereka merasa ide itu berasal dari mereka sendiri.
Jadi kita seolah-olah hanya mensuggesti dia untuk melakukannya, selanjutnya
terserah kepada ide dari dia.
-Ways to make
people like you
1. Became
genuinely interested in other people
Setiap orang
suka diperhatikan dan menjadi pusat perhatian. Karena itu, kalau kita ingin
diingat oleh seseorang, kita harus tertarik kepadanya, mulai dari hobinya,
cita-citanya, apa yang jadi favoritnya, dan lain-lain. Minimal banget, kita
harus ingat nama dan muka seseorang. Lebih bagus lagi kalau kita ingat hal-hal
kecil tentang dia, misalnya hari ulang tahunnya ataupun minatnya.
2. Smile!
Selalu
tersenyum setiap ketemu sama orang!
3. Remember: a
person’s name
Kesalahan
fatal yang sering kita lakukan adalah
kita lupa nama atau muka seseorang. Inget nggak, kita suka merasa kesal kalau
ada yang lupa nama atau muka kita, kesannya kita nggak penting dan remeh sampai
dilupakan. Begitu juga yang orang lain rasakan. Tipsnya, setiap ketemu orang
baru, selalu hubungkan nama dan karakteristik yang dimiliki seseorang.
Misalnya, temen gue Andi terkenal dengan kumis yang dia punya. Atau kalaupun
kita beneran lupa nama orang yang pernah kita temui, minimal jangan sampai
ketahuan kalau kita lupa hehe. Sambil ngobrol, cari-cari cara untuk mengingat
siapa namanya.
4. Be a good
listener. Encourage others to talk about themself
Ingat, setiap
orang suka diperhatikan, apalagi didengarkan. Ketika ngobrol dengan seseorang, dengarkan dengan penuh
perhatian, lihat matanya jangan lihat yang lain (apalagi hape, nggak sopan
banget kalau diajak ngobrol malah mainin hape). Dengarkan omongannya sampai
dengan selesai, jangan disela di tengah-tengah. Lalu untuk menggali dia lebih
dalam, berikan pertanyaan-pertanyaan yang bikin dia nyaman menjawabnya
(artinya, nggak offensive). Biarkan dia bercerita lah pokoknya.
5. Talk in
terms of other people interest
Ajak seseorang
untuk ngobrolin hal-hal yang memang membuat dia tertarik. Bahkan kalau perlu, sebelum berkenalan dengan seseorang,
kita cari tahu dulu apa hal-hal yang dia suka supaya kita siap dan “nyambung”
dalam pembicaraan. Misalnya saya tahu Camila itu sangat concern di isu-isu
perlindungan perempuan, sebelum ketemu Camila saya baca berita yang lagi hot di
masyarakat tentang kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dan sebagainya.
Nah, itu cuma sebagian
dari banyaak hal yang diajarkan dalam buku ini. Penasaran? Mendingan langsung
baca bukunya, saya jamin buku ini sangat berguna. Kalo mau baca, bisa download
ebooknya di How to Win Friends and Influence People – Dale Carnegie. Selamat
membaca!



